Category: Pilot

Leave a reply

Mengapa Beberapa Maskapai Masih Menggunakan Jasa Pilot Asing?

Tahukah Anda bahwa pada tahun 2016 silam, ada sekitar 600-an pilot asing yang bekerja di maskapai-maskapai dalam negeri? Tahukah Anda bahwa ada banyak lulusan sekolah pilot yang sudah lulus beberapa tahun yang lalu atau baru lulus tahun kemarin belum juga mendapatkan pekerjaan sampai detik ini? Fakta mengenai cukup banyaknya pilot asing yang bekerja di Indonesia bukanlah isapan jempol semata, apalagi mengenai banyaknya generasi muda lulusan sekolah penerbangan yang menganggur. Padahal, dunia penerbangan di Indonesia sendiri semakin hari semakin meningkat. Hal ini dibuktikan dengan adanya penambahan beberapa armada pesawat di sejumlah maskapai. Masalahnya adalah beberapa maskapai lebih memberikan kesempatan kepada pilot asing untuk mengisi slot-slot kosong yang ada sehingga pilot dalam negeri pun tidak mendapatkan pekerjaan sama sekali. Sebenarnya, apa yang menjadi alasan mereka lebih memilih menggunakan jasa pilot asing padahal sudah ada banyak lulusan sekolah pilot dalam negeri? Temukan jawabannya di bawah ini:

Kebanyakan pilot dalam negeri belum memenuhi kriteria

Tidak semua lulusan flight school dalam negeri mampu memenuhi kriteria yang sudah ditentukan oleh pihak maskapai penerbangan ketika melamar pekerjaan. Sebagian dari mereka tidak lulus tes kesehatan, psikologi test, wawancara, atau jam terbang. Alhasil, pilot luar negeri yang mereka pilih. Apa yang menjadi penyebab pilot dalam negeri tidak atau belum memenuhi kriteria? Kebanyakan dari mereka belum mempersiapkan diri dengan baik atau mereka sudah menyerah duluan sebelum menjalani seleksi penerimaan pilot di airline sehingga hasilnya menjadi tidak maksimal. Oleh karena itu, semua lulusan pilot course diharapkan untuk menyiapkan diri semaksimal mungkin sebelum melamar pekerjaan dan mengikuti tes agar hasilnya maksimal. Ikuti pula prosedur dan peraturan yang dilakukan agar semua kriteria yang dibutuhkan dapat terpenuhi dengan maksimal.

Kepercayaan yang berlebihan terhadap pilot asing

Sejumlah pihak airline lebih percaya terhadap kemampuan pilot dari luar negeri dibandingkan pilot dalam negeri karena mereka menganggap bahwa mereka lebih profesional, lebih berpengalaman, dan lebih bisa diandalkan. Apakah hal ini benar? Sebenarnya tidak semua pilot asing itu seperti yang sudah mereka pikirkan karena sebagian dari mereka adalah pilot hijau atau pilot yang masih bau kencur alias kurang berpengalaman. Lalu mengapa mereka yang lebih dipercaya? Kemungkinan besar pihak maskapai menganggap bahwa di luar negeri sekolah pilotnya lebih memadai dan memiliki fasilitas yang lebih modern sehingga lulusan mereka lebih berkualitas. Padahal, pilot hijau tersebut juga masih minim jam terbang dan di sinilah, ya Indonesia, mereka bisa mendapatkan banyak jam terbang karena kepercayaan pihak maskapai yang berlebihan kepada mereka.

Penghematan biaya operasional

Fakta satu ini mungkin tidak banyak diketahui oleh masyarakat awam karena mereka beropini bahwa dengan adanya pilot asing yang bekerja di maskapai dalam negeri, pilot-pilot dalam negeri bisa belajar banyak dari mereka. Lalu apa fakta lain yang dimaksud tersebut? Ya, maskapai lebih memilih pilot yang berasal dari luar negeri karena mereka ingin menghemat biaya operasional. Perlu diketahui bahwa pilot asing rela mendapatkan gaji kecil atau bahkan tidak dibayar sama sekali demi mendapatkan jam terbang. Mereka rela melakukan hal tersebut agar nantinya bisa pindah ke negara asalnya tanpa harus menjadi second officer terlebih dahulu tapi langsung menjadi captain. Mereka tidak peduli mau dibayar berapa karena yang mereka butuh hanya pengalaman dan jam terbang semata. Tak heran apabila maskapai penerbangan sangat menyambut hangat hal ini.